Para narasumber berpandangan bahwa implementasi TKDN merupakan instrumen strategis untuk memperkuat kapasitas industri nasional, meningkatkan daya saing rantai pasok domestik, serta mendukung swasembada dan ketahanan energi nasional. Penguatan penggunaan produk dan jasa dalam negeri dinilai penting untuk mendukung peningkatan produksi migas, pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan industri Oil Country Tubular Goods (OCTG) nasional guna memperdalam struktur industri dan memenuhi kebutuhan sektor hulu migas secara berkelanjutan. Dalam seminar ini juga ditegaskan bahwa penguatan tata kelola TKDN memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan kesiapan industri dalam negeri untuk menjawab kebutuhan operasi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, implementasi TKDN perlu didukung melalui investasi material strategis, peningkatan sertifikasi dan transfer teknologi, serta kepastian pasar guna menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian dan daya saing industri nasional.
Dalam sesi diskusi panel, Deputi Elen mendorong penguatan koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mengidentifikasi berbagai hambatan implementasi TKDN dalam pengadaan hulu migas. Berbagai masukan dari pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan kebijakan ke depan.

