Pada kesempatan ini, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung turut hadir dan menyampaikan keynote speech. Wamen Yuliot mengatakan bahwa penguatan implementasi TKDN menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan produksi migas nasional sekaligus membangun ekosistem industri energi yang terintegrasi. Menurut Wamen Yuliot, peningkatan produksi energi domestik, pembangunan infrastruktur energi, serta penguatan rantai pasok industri dalam negeri perlu berjalan secara beriringan guna mendukung kemandirian, ketahanan, dan swasembada energi nasional.
Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, industri, dan akademisi diantaranya Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi, Ketua Tim Kerja Sama Internasional dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian Willy Fandri, Akademisi dari Universitas Borobudur Ahmad Redi, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai SKK Migas Dino Andrian, dan VP Supply Chain Management PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Bongbongan Tampubolon.

