Ketua MAPKB Marullah Matali menjelaskan, kongres tersebut mengambil tajuk (tema) ‘Betawi Kompak, Jakarta Sukses, Indonesia Maju, dari Betawi untuk Indonesia’. Menurutnya, sesuai data sensus, kaum Betawi di Jakarta diperkirakan berkisar 28-30%.
“Namun ada juga kaum Betawi yang menempati kota-kota daerah penyangga di mana perwakilannya hadir, baik dari Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, maupun Depok. Selain itu juga ada komunitas Betawi perantauan di beberapa provinsi, kota, dan kabupaten, seperti Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Marullah.
Marullah juga juga mengungkapkan, perkembangan zaman yang dinamis sudah berdampak pada dinamika kaum Betawi. Dalam hal ini MAPKB siap bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan kota Jakarta sebagai Kota Global.
“Karena terselenggaranya acara ini dipersembahkan untuk kebaikan Kota Jakarta, bahkan setelah Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota nantinya. Semoga hubungan Betawi dengan Pemprov DKI Jakarta semakin kuat, semakin harmonis untuk membangun Jakarta lebih baik ke depannya,” pungkas Marullah.(sofian)
