Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Apik Padukan Phygital, Strategi Hybrid Bank BRI Beri Kenyamanan Nasabah
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Apik Padukan Phygital, Strategi Hybrid Bank BRI Beri Kenyamanan Nasabah
Ekonomi

Apik Padukan Phygital, Strategi Hybrid Bank BRI Beri Kenyamanan Nasabah

Farih
Farih Published 04 Aug 2023, 16:45
Share
3 Min Read
IMG 20230804 WA0028
Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto (pertama dari kiri) pada Diskusi Taman BRI yang mengangkat tema “Impact of Hybrid Bank Concept in Expanding Bank’s Reach” pada Rabu (26/7). Foto: Dok BRI
SHARE

IPOL.ID – Untuk melayani seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok negeri di era transformasi digital, BRI mengusung konsep hybrid bank. Konsep tersebut memungkinkan jangkauan layanan nasabah semakin luas, dengan memadukan keunggulan layanan fisik secara langsung dan secara digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto pada Diskusi Taman BRI yang mengangkat tema “Impact of Hybrid Bank Concept in Expanding Bank’s Reach” pada Rabu (26/7). Pihaknya menjelaskan bahwa perseroan ingin menjangkau seluruh masyarakat Indonesia hingga di daerah-daerah tertinggal, terdepan, terbelakang secara hybrid, yakni digital dan manual.

“Dengan demikian diharapkan BRI menjadi yang terdepan dalam mewujudkan aspirasi pemerintah untuk menciptakan inklusi keuangan yang mencapai 90% pada 2024,” ungkapnya.

Adapun salah satu strategi yang dilakukan BRI, yakni penguatan dalam hal capacity planning. Tak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga berinovasi mengembangkan fitur-fitur digital BRI.

Menurutnya, BRI harus mengikuti ke mana nasabah akan melangkah, termasuk melihat langkah yang mungkin akan diambil nasabah.
Transformasi digital yang selama ini ditempuh BRI adalah perjalanan panjang dan berkelanjutan.

“Hybrid bank adalah transformasi bisnis proses, inovasi model bisnis, serta tata kelola jaringan kerja dengan memadukan kapabilitas digital, jaringan fisik serta layanan penasihat keuangan,” tambahnya.

Dalam menjalankan hybrid bank pun, BRI memiliki sumber daya yang sangat memadai. Hingga saat ini, BRI memiliki branchless network melalui Agen BRILink melampaui 660 ribu agen di seluruh penjuru Tanah Air.

Untuk memperkuat layanan pula, BRI gencar menurunkan penyuluh digital dan keuangan ke desa-desa. Tugasnya pertama, mengajari masyarakat membuka rekening secara digital. Kedua, mengajari masyarakat bertransaksi secara digital. Ketiga, mengajari masyarakat untuk menjaga rekeningnya dari kejahatan digital.

Sementara dalam layanan digital, BRI memiliki keunggulan super apps mobile banking BRImo. Diketahui, saat ini terdapat sekitar 150 juta nasabah pemilik rekening BRI. Dari jumlah tersebut, sekitar 78 juta di antaranya adalah card holder BRI dan sekitar 28 juta nasabah telah mengakses super apps BRImo.

Hingga Juni 2023 atau dalam 6 bulan, jumlah transaksi di BRImo sendiri telah mencapai 1,3 milyar transaksi atau tumbuh 89,6 persen (YoY) dengan nilai volume transaksi menyentuh Rp1.895 triliun (76,2 persen YoY). Kepercayaan terhadap super apps BRImo juga ditunjukkan dari jumlah pengguna yang kini telah mencapai 27,8 users atau tumbuh 50,5 persen YoY.

Andrijanto menambahkan, strategi BRI mengandalkan hybrid bank dilakukan sebagai cara menjangkau masyarakat Indonesia yang beragam karakteristiknya. Meskipun digitalisasi tak bisa dielakkan, masih ada sejumlah nasabah yang masih nyaman dengan layanan perbankan secara physical. Dalam pengaplikasian hybrid bank, BRI menerapkan prinsip ‘phygital’ atau physical and digital. Keduanya merupakan paduan keunggulan layanan fisik secara langsung dan tentunya secara digital.(Yudha Krastawan)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Agen BRILink, bbri, bri, brimo, digital banking, digitalisasi, Hybrid Bank
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20230804 WA0035 BPN Kota Depok Beri Tips Hindari Mafia Tanah dan Dorong Penggunaan Aplikasi SP4N LAPOR
Next Article IMG 20230804 WA0030 1 KPK Berikan Tausiyah di Paripurna DPRD DKI Soal Tanggungjawab Korupsi di Akhirat

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Hukum
Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM
24 May 2026, 20:33
Olahraga
Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar dari Dua Kota Kudus & Malang
24 May 2026, 19:04
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?