“Saudara Promovendus I Wayan Sudirta, saya menyatakan Anda layak menjadi seorang doktor. Pertahankan pikiran Anda. Perspektif Anda menunjukan bahwa kemampuan akademik Anda sangat layak. Sebagai seorang pejabat negara, saya harap Anda dapat meneruskan perjuangan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa,” buka Profesor John Pieris.
Bung Karno Sebagai Penggali Pancasila
I Wayan Sudirta memulai pemaparannya dengan menjelaskan sejarah singkat lahirnya Pancasila. Menurutnya, Ir. Soekarno-lah yang menjadi tokoh penting
penggali dari grundnorm bangsa Indonesia, itu, yang kemudian hari kelahirannya ditetapkan pada 1 Juni 1945.
“Sebagaimana pidato Soekarno di hadapan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) karena sempat terjadi pro dan kontra tentang masalah ini,” ujar I Wayan.
Disampaikannya pula bahwa tujuan dari penelitian yang disertasinya adalah untuk menafsirkan kembali ide-ide Soekarno tentang Pancasila guna perbaikan sistem kenegaraan saat ini.
I Wayan mengungkapkan, melalui penelitian yang dirampungkannya diharap dapat mendatangkan manfaat untuk mengaktualisasikan Pancasila, dalam sistem kenegaraan Indonesia, sekaligus ingin meluruskan fakta sejarah terkait lahirnya Pancasila.
