Lebih lanjut, Ghufron juga tidak mempersoalkan penanganan kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK kepada SYL. Dia justru mendorong kasus tersebut segera dituntaskan penyidikannya.
“Kita berharap sekali lagi ini segera menemukan kebenarannya. KPK berharap ingin ini semua selesai supaya tidak ganggu baik perhatian maupun reputasi KPK,” ujarnya.
Selain Ghufron, pemeriksaan seharusya juga dilakukan kepada Firli dan tiga pimpinan KPK lainnya, yakni Alexander Marwata, Johanis Tanak, dan Nawawi Pomolango.
Namun, Filri berhalangan hadir dengan alasan ada kesibukan kerja. Sementara Nawawi disebut sedang dalam kondisi sakit. Kemudian Alex Marwata dan Tanak disebut sedang berada di luar kota.(Yudha Krastawan)
