Sementara kandungan gulanya digunakan sebagai pemanis dalam makanan dan minuman. Pada abad ke-19, buah bit mulai digunakan sebagai salah satu bahan campuran untuk mengekstraksi dan memurnikan gula yang berasal dari tebu.
Kandungan nutrisi ini dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan kematangan buah bit. Namun, secara umum, buah bit mengandung serat makanan yang baik, beberapa vitamin B, vitamin C, zat besi, magnesium, kalium, dan mangan. Selain itu, buah bit juga rendah kalori dan lemak.
Demensia
Kandungan nitrit dalam bit diduga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, sehingga dapat membantu mencegah gejala demensia atau kepikunan. Karena, kandungan nitrit pada tanaman bit ini mampu mampu meningkatkan aliran darah dan oksigen ke sel dan jaringan tubuh termasuk ke otak.
Sehingga baik mencegah berkembangnya gejala pikun terutama pada orang tua kita telah lanjut usia.
Sehingga, mengkomsumsi jus buah bit ini diyakini mampu mencegah perkembangan gejala pikun, sehingga jus buah bit sangat dianjurkan diminum oleh lansia.
