“Ini kan fasilitas untuk penyelenggara negara, itu semua. Jadi saya lihat yang harus didukung kalau berbicara dukungan internasional, maka bagaimana kerja sama internasional untuk membangun infrastruktur untuk kebutuhan dasar rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, Anies sendiri telah beberapa kali menyampaikan kritik terhadap proyek pembangunan IKN. Pada pekan lalu, ia sempat menyebut pembangunan IKN tidak akan menghasilkan pemerataan tapi justru ketimpangan.
“Yang IKN tadi, saya numpang jawab statement itu. Ketika tujuan membangun kota baru dan ibu kota baru adalah dengan alasan pemerataan, maka itu tidak menghasilkan pemerataan yang baru, mengapa? Karena itu akan menghasilkan sebuah kota baru yang timpang dengan daerah-daerah di sekitarnya,” kata Anies, menjawab pertanyaan panelis, dalam acara tersebut, Rabu (22/11) lalu.
Terkait IKN, Anies menyebut jika tujuannya memeratakan Indonesia, maka yang harus dilakukan yakni membangun kota kecil menjadi menengah dan menengah menjadi besar di Indonesia. Karena itu, Anies menilai apa yang dilakukan pemerintah dengan membangun IKN justru bermasalah. Dia menilai langkah yang dilakukan pemerintah tidak nyambung dengan tujuannya. (bam)
