“Tergantung berlatihnya, keseriusan dan usaha kerasnya (agar dapat berbicara menggunakan suara perut). Sedangkan masih diselingi dengan alat elektrolaring,” kata Hariyanto.
Secara umum, Sultan yang sempat dirawat inap di RS Polri Kramat Jati selama 117 hari kini sudah dalam kondisi baik dan dapat beraktivitas kembali sebagaimana sebelumnya.
Bahkan pada pekan lalu Sultan didampingi keluarganya, Brigjen Hariyanto, dan Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana bertemu langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam pertemuan itu, Sultan sebelumnya sempat depresi akibat kecelakaan dialami menyatakan hendak melanjutkan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi di luar negeri.
“Baru hari Jumat minggu kemarin berkenan Kapolri menerima ananda (Sultan),” ucap Hariyanto.
Sebelumnya, Sultan menjadi korban kecelakaan kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada 5 Januari 2023 sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati.
Bila sebelum dirawat di RS Polri Kramat Jati berat badan Sultan hanya 46 kilogram (kg) karena tidak bisa makan dan minum dengan normal, setelah ditangani bobot tubuhnya naik menjadi 56 kg.
