Zakaria menjelaskan, Mengasihi menggunakan metode yang dikembangkan sendiri oleh timnya. Metode ini telah diuji di laboratorium dan terbukti dapat mempertahankan nutrisi ASI.
Dengan diraihnya hadiah dari Pertamuda, Mengasihi berencana untuk membangun laboratorium pembubukkan ASI di Bandung. Selain itu, timnya juga sedang mengembangkan riset untuk membuat harga jasa Mengasihi lebih terjangkau.
“Kami berharap Mengasihi dapat menjadi solusi bagi ibu menyusui di Indonesia. Kami juga berharap dapat menjadi legacy di Wirussian (panggilan untuk mahasiswa kewirausahaan SBM ITB) agar dapat terus meneruskan dalam langkah tradisi prestasi,” kata Zakaria.
Zakaria juga memberikan pesan kepada mahasiswa lain yang ingin mengikuti ajang perlombaan serupa. Ia berharap mahasiswa dapat mengikuti agenda “Sandbox Environment” IMK Artha ITB oleh Artha Enterprise, untuk mengembangkan lagi ide bisnis yang mereka miliki.
“Sandbox Environment dapat membantu mahasiswa mengembangkan berbagai softskill bisnis. Tanpa adanya kolaborasi dari keilmuan yang lain dan kerja bersama Artha Enterprise, mungkin Mengasihi tidak bisa mencapai titik yang berkelanjutan,” ucapnya.

