“Di Rutan Cipinang ada 2.752 WBP menggunakan hak pilihnya pada 10 TPS. Lalu di Rutan Salemba ada 2.964 WBP menggunakan hak pilihnya pada 12 TPS,” terang Ibnu.
Selanjutnya, di Rutan Pondok Bambu tercatat 542 WBP menggunakan hak pilihnya pada dua TPS, dan pada LPKA Kelas IIA Jakarta, 63 WBP menggunakan hak pilih di satu TPS.
Ibnu menambahkan, berdasar pemantauan hingga siang ini pencoblosan pada masing-masing TPS di Rutan, Lapas, dan LPKA wilayah Kanwilkumham DKI Jakarta berjalan lancar.
Pada masing-masing TPS pegawai Rutan, Lapas, dan LPKA yang sudah dilantik KPU menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pengaman langsung (Pamsung).
“Setiap TPS ada tujuh orang KPPS dan dua orang Pam. Pada saat pelaksanaan, ada dari Bawaslu dan saksi (partai politik) yang mengawasi. Alhamdulillah Pemilu 2024 di TPS khusus lancar,” tukas Ibnu.
Sebelumnya, Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta telah melaksanakan simulasi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

