IPOL.ID – Diduga selain penyiksaan menjadi korban penganiayaan oleh majikan, lima orang pembantu rumah tangga (PRT) di Jalan Jatinegara Timur II, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, dipaksa bekerja hingga dini hari.
Hal tersebut terungkap ketika kelima korban berhasil menyelamatkan diri pada Senin (12/2) sekitar pukul 02.30 WIB dengan cara memanjat pagar.
“Mereka juga dipaksa bekerja melebihi jam kerja umumnya atau tak manusiawi,” ungkap saksi mata, Vina, 39, ditemui di sekitar lokasi kejadian di kawasan Jatinegara, Senin (12/2) siang.
Bersama warga sekitar, Vina perempuan berhijab itu saat kejadian menolong para korban. Dia katakan kelima PRT tersebut mengaku sehari-harinya dipaksa bekerja hingga dini hari di rumah majikan mereka.
“Saya tanya sistem kerja seperti apa. Kata dia kerja dari pagi kadang sampai jam 22.00 WIB, kadang sampai jam 02.00 WIB, bahkan sampai jam 04.00 WIB,” ujar Vina.
Mirisnya dengan jam kerja tidak manusiawi itu, lima korban yang seluruhnya perempuan asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengaku kerap telat diberi makan oleh majikannya.
