“Bahkan, jika mau ikut kejuaraan saya sempat menjual perabotan rumah seperti penggorengan, setrikaan, bahkan Kulkas untuk biaya ikut kejuaraan,” kenangnya.
Pada akhir bincang-bincang, Aan Palma berharap adanya bantuan dari pihak-pihak terkait terutama, Pemerintah Pengprov DKI Jakarta atau Dinas Olahraga DKI, dan KONI DKI Jakarta, agar ia memiliki pekerjaan tetap untuk membiayai kehidupannya.
“Apa pun bentuk bantuannya akan saya terima. Saya sudah pasrah dengan kehidupan saya ini. Dua anak saya nomor dua dan tiga masih bersekolah. Saya sangat mendambakan pekerjaan apa pun yang penting halal untuk menafkahi Istri dan Anak saya,” ujarnya berharap. (bam)
