“Dulu pernah dagang Kurma Medjool dari California, Amerika. Sekarang Medjoolnya saya ganti dengan Palestina. Tempat distributor saya beli kurma juga enggak jual kurma Israel,” tegas Elawati.
Menurut pedagang, setelah MUI mengeluarkan fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina banyak pembeli yang menanyakan asal kurma yang dijual ke para pedagang.
Ditegaskannya, pedagang kurma di Pasar Jatinegara memastikan bahwa seluruh produk kurma yang dijual di kiosnya bukan hasil produk pertanian Israel, sehingga pembeli tidak perlu khawatir berbelanja.
“Pembeli juga banyak yang nanya agar memastikan. Pada nanya ‘Bu ini (kurma) dari Israel bukan?’ Saya bilang kalau dari dulu saya enggak jual kurma dari Israel,” tukas Elawati.
Pedagang Pasar Jatinegara menyatakan pembeli dapat memastikan asal produk kurma yang dibeli dari boks yang ada, pada masing-masing boks sudah tercantum asal produksi kurma.
Masing-masing asal negara produksi ini dapat dilihat para pembeli dari boks-boks kurma yang ditampilkan pada etalase di masing-masing kios pedagang Pasar Jatinegara ini.
