Namun, perlu diakui bahwa kalender tersebut bersifat lokal dan hanya dapat diterapkan di Indonesia. Upaya untuk mengajak masyarakat Muslim di tempat lain untuk menerima kalender ini mungkin tidak memungkinkan karena keberlakuannya terbatas pada wilayah geografis tertentu.
Di sisi lain, kita melakukan penyatuan global dengan menerima kalender berdasarkan kriteria global, seperti kalender Turki 2016 atau kalender global lainnya. Jika kita semua di Indonesia menerima kalender ini, maka kita akan bersatu secara lokal (di Indonesia) karena kita telah memiliki satu kalender bersama.
Keuntungan lainnya adalah kita memiliki peluang untuk mengajak bangsa lain untuk mengikuti kalender yang kita terapkan di Indonesia. Kalender tersebut bersifat global dan dapat diterapkan di berbagai belahan dunia, memungkinkan keseragaman waktu dan tanggal dalam skala yang lebih luas.
Dengan demikian, penyatuan global melalui penerimaan kalender berdasarkan kriteria global memberikan potensi untuk menciptakan kesatuan tidak hanya dalam skala lokal, tetapi juga dapat mempromosikan keseragaman di tingkat internasional.
