Menurut dia, terpenting bagaimana menjaga persaudaraan sesama umat Islam, agar tidak terjadi perpecahan, dan seluruh umat dapat beribadah dengan khusyuk.
“Kita kan sama-sama beribadah, jadi kita jangan saling menyalahkan, jangan saling merasa benar. Kita sama-sama menjaga Ukhuwah Islamiyah. Karena ini sifatnya ibadah,” ungkapnya.
Zaenal mengatakan, pihaknya secara khusus sudah mengimbau kepada jemaah Masjid Al-Hidayah untuk tetap menghormati perbedaan penetapan awal Ramadan 1445 Hijriah.
Perbedaan penetapan awal puasa Ramadan antara PP Muhammadiyah dengan pemerintah pun sebelumnya sudah pernah terjadi, sehingga diharapkan tidak menjadi masalah.
“Kalau ada perbedaan itu masalah fikih, yang satu hitungan melalui hilal, satu melalui hisab. Dan memang sudah menjadi hal yang lumrah ketika ada perbedaan,” tutup dia. (Joesvicar Iqbal)

