“Masih ada 16 kelurahan yang terendam ada di bantaran Sungai Kahayan dan Sungai Rungan. Saat ini masih terendam namun sudah penurunan tinggi muka air 5 sentimeter,” kata Balap.
Menurut hasil kaji cepat sebelumnya, wilayah terdampak banjir di Kota Palangkaraya meliputi 20 kelurahan di empat kecamatan. Sebanyak 6.333 Kepala Keluarga (KK) atau 20.379 jiwa terdampak banjir. Data tersebut bertambah menjadi 6.954 KK atau 23.310 jiwa yang terdampak per hari ini, Kamis (14/3).
Selanjutnya untuk warga mengungsi ada sebanyak 239 KK atau 644 jiwa yang terbagi di tujuh titik lokasi. Warga pengungsi ini pada pagi hari akan kembali ke rumah masing-masing dan bekerja, namun malam hari dan waktu makan akan kembali ke pengungsian.
Guna memenuhi pasokan permakanan, BPBD Kota Palangkaraya bersama lintas unsur forkopimda mendirikan tiga posko dapur umum. Posko ini menyuplai permakanan bagi warga terdampak maupun untuk para petugas bekerja dalam penanganan bencana mulai pagi, siang, hingga malam hari.
Menurut prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu (16/3), wilayah Kota Palangkaraya akan mengalami kondisi cuaca berawan dan cerah berawan. Diharapkan dapat segera mengurangi tingkat elevasi sungai dan genangan banjir dapat segera turun.

