American hardwood memiliki warna dan serat kayu yang variatif serta unik yang berbeda dengan kayu keras Indonesia. American hardwood yang paling banyak dipesan di
Indonesia adalah jenis oak, walnut atau hard maple. Berdasarkan data AHEC, Indonesia merupakan pasar terbesar kedua American hardwood di Asia Tenggara. Hal ini menunjukan bahwa American hardwood cukup diminati oleh pelaku industri furnitur di Indonesia.
Ketua umum Asmindo (Dedy Rochimat) menyampaikan bahwa permintaan produk furnitur di pasar global sangat potensial dan masih terbuka lebar. Pada akhir tahun 2023 tercatat pangsa pasar furniture global mencapai angka USD 729 miliar, dan pada tahun 2024 ini diprediksi akan meningkat menjadi USD 766 miliar.
ASMINDO telah menargetkan untuk dapat menguasai 1% dari pasar furnitur dunia. Berdasarkan data tahun 2023, ekspor furnitur Indonesia didominasi oleh furniture kayu, yang memberikan kontribusi sebesar 68% dari total ekspor furnitur Indonesia, dan pasar Amerika Serikat menguasai 55% dari total ekspor furnitur Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan terbesar furniture Indonesia terdapat pada furnitur kayu, dengan pasar terbesar adalah Amerika Serikat.
