Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa dengan berbentuk chatbot, platform ini membuat jemaah menjadi lebih mudah dalam mengakses informasi. Pengguna cukup memasukkan informasi yang diinginkannya seperti mengirim pesan pada biasanya dan platform ini akan memberikan informasi kepada pengguna sesuai yang diinginkan.
“Dengan cara ini, platform dapat memberikan panduan yang terpersonalisasi,” tambah Luthfi, baru-baru ini.
Di sisi lain, tim bimbingan Achmad Holil Noor Ali ini juga menyadari bahwa selain keterbatasan informasi, sebagian jemaah haji dan umrah juga terkendala dengan barang bawaan. Keinginan jamaah untuk memberikan oleh-oleh kepada keluarga terkadang membuat barang bawaan melebihi kapasitas bagasi pesawat.
“Oleh karena itu, kami juga membuat laman Hajjstore untuk mengatasi kendala jamaah tersebut,” papar Luthfi.
Luthfi menerangkan bahwa Hajjstore merupakan e-commerce yang menyediakan berbagai perlengkapan haji dan umrah, termasuk oleh-oleh. Melalui laman ini, para jamaah haji dan umrah cukup memesan oleh-oleh secara daring dan nantinya produk akan diterima saat sudah di Indonesia.
