“Dengan kehadiran Ketua Presidium KWI, semoga lancar-lancar pelaksanaan yang kita siapkan,” ujar Dirjen Bimas Katolik Suparman.
Suparman juga berharap seluruh pihak berkoordinasi dengan baik sehingga tampak persatuan dalam persiapan hingga pelaksanaan kunjungan Paus Fransiskus pada September mendatang.
“Semua pihak bisa berkolaborasi, bersinergi dengan baik, agar semua bisa melihat pemimpin kita ini satu,” tuturnya.
Ketua Presidium KWI, Mgr Antonius Subianto dalam rapat menegaskan, bahwa kunjungan Paus selain sebagai tamu negara, adalah sebagai lambang menghormati keberagaman agama dan keyakinan di Indonesia. Untuk itu, Paus akan bertemu dengan tokoh-tokoh agama di Indonesia.
Dalam rapat, tak cuma mengenai pertemuan Paus dengan Presiden Joko Widodo dan tokoh agama, namun juga membahas persiapan Misa Akbar di kompleks Gelora Bung Karno. Perwakilan Gelora Bung Karno, Jakarta yang juga hadir dalam rapat memaparkan kesiapan untuk mendukung Paus dalam memimpin Misa Akbar.
Hasil rapat dan segala usulannya dikumpulkan Kementerian Sekretaris Negara dan Kementerian Luar Negeri, serta seluruh peserta untuk kembali dibahas di lembaga masing-masing. (Yudha Krastawan)
