Dalam konteks ini, kebijakan pemerintah terkait harga minyak, nilai tukar, dan suku bunga pinjaman perlu dipertimbangkan secara holistik untuk menjaga stabilitas penerimaan pajak. Langkah-langkah kebijakan yang diambil harus memperhitungkan tujuan jangka panjang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, stabilitas keuangan, dan penerimaan pajak yang stabil.
Oleh karena itu, program perencanaan keuangan yang cermat dan pemantauan terus menerus terhadap kondisi pasar dan ekonomi menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara faktor-faktor tersebut. (tim)
