Sebagai justifikasi, sadarkah kita bahwa setiap kali rakyat Indonesia membeli pulsa, berbelanja barang-barang elektronik, otomotif dan sebagainya pada hakikatnya pada waktu bersamaan ia telah membayar pajak karena dalam setiap aktivitas jual beli di atas ada kewajiban perpajakan yang mesti dibayarkan oleh siapa pun warga Indonesia yang sedang melakukan transaksi tersebut. Ini artinya, dengan membayar pajak maka yang bersangkutan ikut membiayai penyelenggaraan beragam agenda besar negara. Namun demikian, tidak semua anak bangsa tahu pajak yang ia bayarkan kepada negara pada ujungnya dipergunakan untuk apa?
Dalam pada itu, melalui artikel ini, penulis ingin menyampaikan bahwa setiap pajak yang dikeluarkan oleh wajib pajak pada prinsipnya akan kembali pada pembayar pajak itu sendiri. Hal ini karena pajak yang masuk ke kas negara dikelola untuk membiayai beragam aktivitas pembangunan nasional. Misalnya, pajak digunakan untuk membiayai sektor pendidikan, kesehatan, dan membangun infrastruktur. Tulisan ini akan fokus menganalisis manfaat nyata pajak untuk pendidikan Indonesia.
