
Sementara itu, warga lain yang sedang mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) untuk buah hatinya merasa terbantu. “Ini bagus sekali karena mempermudah masyarakat untuk mendapatkan ini, jadi tidak perlu antri lagi ke kantor Capil, anak saya usia 9 tahun,” ungkapnya.
Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Adminduk Disdukcapil Sulsel, Andi Nur Aini menjelaskan bahwa layanan ini akan tersedia hingga penutupan festival pada tanggal 15 Juni.
“Pencetakan KTP bisa diselesaikan dalam waktu dua menit dengan data lengkap. Kami juga menyediakan perekaman untuk KTP baru dan langsung cetak, termasuk penggantian untuk KTP yang rusak atau hilang,” jelas Andi.
Ia menuturkan, yang banyak dilayani perekaman adalah pemilih pemula, yang baru lulus SMA dan masuk perguruan tinggi karena KTP elektronik menjadi persyaratan pendaftaran ulang masuk perguruan tinggi.
Hingga saat ini, sudah lebih dari 300 warga yang memanfaatkan layanan ini, sesuai dengan harapan Prof Zudan agar setiap warga memiliki identitas resmi sebagai warga Indonesia.
