Kuswara juga membenarkan massa awalnya memprotes penembakan tiga anggota OPM di Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya, Selasa (16/7). Massa lalu mendatangi tempat jenazah ketiga anggota OPM di RSUD Mulia, Distrik Mulia, Rabu (17/7). “Pembakaran itu ada protes, itu kan karena ada protes dari warga,” ujar AKBP Kuswara.
Menurut Kuswara, pihak TNI sendiri telah memberikan penjelasan dalam proses mediasi. Namun belakangan warga terprovokasi hingga melakukan pembakaran.
“Penyelesaian perkara sudah dijelaskan sama Pak Dandim sama Pak Danyon, karena mereka tidak puas sehingga mereka tersulut emosi sehingga terjadilah pembakaran kendaraan tersebut,” katanya.
Sementara itu, pihak TNI sebelumnya menjelaskan dua dari tujuh mobil yang dibakar dan dirusak itu merupakan mobil dinas milik Dandim, mobil dinas Wakapolres Puncak Jaya.
“Pemicunya saat dilaksanakan mediasi di RSUD Mulia oleh Forkopimda Puncak Jaya dengan pihak keluarga dan warga, terdapat aksi provokasi oleh sekelompok orang. Sehingga massa yang berkumpul ikut terprovokasi berbuat anarkis,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan kepada detikcom, Rabu (17/7) malam. (lumi)
