Kemudian hari ke dua sebanyak 46.684 jiwa, ke tiga 46.790 jiwa, ke empat 41.531 jiwa, kelima 7.949 jiwa, ke enam 4.812 jiwa, ke tujuh 44.489, ke delapan 25.306 jiwa, ke Sembilan 20.698 jiwa.
Selanjutnya, hari ke 10 ada 17.608 jiwa, ke 11 17.553 jiwa, ke 12 8.150 jiwa, ke 13 4.315 jiwa dan ke 14 ada 7.284 jiwa.
Menurut Herwin, dalam melakukan PIN Polio agar hasilnya maksimal memang perlunya dilakukan pendataan dan penggerakan sasaran dari lintas sektor secara luas dan terperinci. Diperlukan info data by name by address anak dan NIK.
Kemudian membutuhkan SDM baik tenaga Kesehatan maupun administrasi atau petugas penginput melalui system pencatatan dan pelaporan ASIK dan data manual secara massif dari lintas sektor terkait.
Karena rentang waktu pelaksanaan PIN yang terbatas, hanya sepekan dan kini akhirnya diperpanjang hingga 11 Agustus mendatang.
Selain itu, indeks pemakaian vaksin novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) yang besar sehingga penggunannya harus seefektif mungkin dengan kecukupan sasaran (1 vial untuk 50 anak). (Joesvicar Iqbal)
