“Tidak ada yang selamat,” kata Pemerintah Kota Valinhos yang terlibat dalam operasi penyelamatan dan pemulihan di Vinhedo dalam sebuah email yang dikirim ke AFP.
Vinhedo, dengan sekitar 76.000 penduduk, terletak sekitar 80 kilometer barat laut Sao Paulo. “Mayat-mayat sedang dibawa ke kamar mayat,” kata Pemerintah Kota Vinhedo.
Sebelum jumlah korban tewas resmi diumumkan, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan dalam sebuah acara di Negara Bagian Santa Catarina bahwa tampaknya tidak ada yang selamat, dan menyerukan untuk mengheningkan cipta bagi para korban.
Dalam sebuah pernyataan, Voepass melaporkan kecelakaan yang melibatkan penerbangan 2283. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menentukan penyebab kecelakaan, sambil memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban.
“Pesawat tersebut, sebuah pesawat turboprop bermesin ganda, lepas landas tanpa pembatasan penerbangan, dengan semua sistemnya beroperasi,” tambah pernyataan tersebut. ATR, pembuat pesawat Perancis-Italia dan anak perusahaan Airbus, mengatakan bahwa para ahlinya bekerja untuk membantu para penyelidik. (lumi)
