Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: BPJS Kesehatan Pastikan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Meningkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > BPJS Kesehatan Pastikan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Meningkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Ekonomi

BPJS Kesehatan Pastikan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Meningkatkan Mutu Layanan Kesehatan

Farih
Farih Published 27 Sep 2024, 21:15
Share
4 Min Read
BPJS Kesehatan memastikan pelayanan yang diberikan sudah maksimal dan sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.
BPJS Kesehatan memastikan pelayanan yang diberikan sudah maksimal dan sesuai dengan standar yang sudah ditentukan. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Dalam rangka meningkatkan mutu layanan kesehatan yang diberikan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan memastikan pelayanan yang diberikan sudah maksimal dan sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga berupaya untuk mengoptimalkan penanganan dan pengaduan di fasilitas kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, Yayak Nugroho pada kegiatan evaluasi dan pemantauan terhadap layanan kesehatan baik itu oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun oleh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat khususnya untuk peserta JKN, fasilitas kesehatan harus memastikan sudah memiliki akreditasi sebagai salah satu syarat bekerjasama. Di wilayah Jakarta Utara, semua rumah sakit yang bekerjasama telah terakreditasi hanya ada 2 klinik utama yang belum. Diharapkan semua fasilitas kesehatan sebelum tahun depan sudah melakukan update status akreditasinya karena kita akan mulai proses untuk memperpanjang Perjanjian Kerjasama. Karena sudah ada 6 fasilitas kesehatan yang putus kontrak karena terbentur dengan status akreditasinya,” ungkap Yayak.

Selain masalah akreditasi, BPJS Kesehatan juga menghimbau kepada fasilitas kesehatan terkait keakuratan pengisian Health Facilities Information System (HFIS). Profil HFIS ini menjadi salah satu indikator yang dinilai dalam proses kredensial ulang yang menjadi syarat bekerjasama. BPJS Kesehatan juga telah melakukan on desk profile dengan mengunjungi setiap fasilitas kesehatan untuk memastikan pengisian HFIS nya sudah benar. Karena pasti ada kemungkinan terjadi perubahan sehingga harus di cek secara berkala seperti nomor telepon, email, NPWP, nomor rekening dan mungkin ketersediaan tenaga kesehatan.

Baca Juga

Sebagai salah satu bagian dari Program Promotif Preventif BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan DKI Jakarta menggelar Fun Walk di arena Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada Ahad (24/5/2026) pagi. (istimewa/dok. BPJS Kesehatan).
BPJS Kesehatan DKI Jakarta Gelar Fun Walk di CFD Sudirman-Thamrin
Pekerja Favehotel Cililitan Dapat Edukasi KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan
Perkuat Literasi di Kalangan Siswa Lewat BPJS Menyapa

Dalam pertemuan tersebut, BPJS Kesehatan juga menjelaskan terkait pengaduan yang paling banyak di fasilitas kesehatan. Pengaduan yang paling banyak pertama saat ini adalah gangguan antrean online melalui aplikasi Mobile JKN. Untuk itu BPJS Kesehatan mengharapkan peran dari fasilitas kesehatan untuk mengajak dan mengedukasi peserta JKN menggunakan Mobile JKN. Serta pengaduan terbanyak selanjutnya adalah mengenai pelayanan tidak dijamin dan tidak tersedianya obat.

“Kami mengharapkan partisipasi dari fasilitas kesehatan untuk mengajak peserta mengunduh aplikasi Mobile JKN. Tetapi tak hanya mengajak, tetapi diarahkan dan dibantu sampai peserta berhasil menggunakan fitur antrean online. Penggunaan Mobile JKN ini juga diharapkan untuk Kartu Indonesia Sehat (KIS) digital karena BPJS Kesehatan sudah mencetak kartu. Dan untuk ketersediaan obat, diharapkan ada koordinasi internal antara petugas farmasi dan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) sebelum meresepkan obat kepada pasien. Sehingga nantinya tidak ada obat di farmasi tidak menjadi komplain pasien,” ujar Yayak.

Program JKN membutuhkan dukungan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan terutama fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta dengan meningkatkan mutu layanan serta meningkatkan performa dalam mengembangkan inovasi pelayanan. Selain itu pencegahan dan penanganan kecurangan (fraud) juga diterapkan dalam pemberian layanan kesehatan. Karena menjadi tugas bersama untuk mewujudkan Program JKN yang bebas kecurangan. Dengan pencegahan dan penangan kecurangan yg optimal maka dapat menjaga sustainabilitas program JKN.

“Kami sangat mengapresiasi adanya monitoring dan evaluasi atas pelayanan kesehatan yang telah kami berikan kepada peserta JKN. Kami harapkan ada lebih detil lagi terkait pemanfaatan I-Care. Tak hanya pemanfaatan Mobile JKN saya yang bisa detil, diharapkan I-Care juga ada data penggunaan setiap DPJP yang menggunakan,” ujar Agung salah satu Person In Charge (PIC) fasilitas kesehatan yang hadir dari RS Sulianti Saroso Jakarta Utara.

Agung juga mengungkapkan bahwa rumah sakitnya akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang terbaik kepada peserta JKN. Karena sudah menjadi tugasnya melayani peserta JKN sesuai dengan layanan JKN. (Irma)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bpjs kesehatan, fasilitas kesehatan, JKN
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Empat tersangka dugaan korupsi Bandung Smart City saat diekspos di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/9/2024). Foto: Live streaming YT @kpkri KPK Tahan Bekas Anggota DPRD Yudi Cahyadi Terkait Kasus Bandung Smart City
Next Article (Dari Kiri ke Kanan) Yoyo (Padi Reborn), Fadly (Padi Reborn), dr Monica M Sihombing (Direktur TelkoMedika, Dicky Anfiadi (Direktur Utama TelkoMedika), Ari (Padi Reborn), Rindra (Padi Reborn), Piyu (Padi Reborn) pada saat melakukan Medical Check Up (MCU) di Klinik Telkomedika di THC Telkom Landmark Tower (TLT), Rabu (18/9/2024). Foto: Telkom Indonesia Telkomedika Bersama Band Padi Reborn Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Olahraga
Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar dari Dua Kota Kudus & Malang
24 May 2026, 19:04
Jakarta RayaNasional
BPJS Kesehatan DKI Jakarta Gelar Fun Walk di CFD Sudirman-Thamrin
24 May 2026, 19:16
Headline
Kepala BP BUMN Tegur Keras PTPN Terkait Kriminalisasi Kakek Mujiran di Lampung
24 May 2026, 17:01
Olahraga
DETEC International Junior Championship kembali digelar di Sukoharjo
24 May 2026, 23:25
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?