Rislon menceritakan bahwa semenjak iya harus kehilangan jari-jarinya tersebut ia sudah putus pekerjaannya. Sedangkan selama ini ia adalah tulang punggung di keluarganya, semenjak itu istrinya membantu dengan jualan makanan. Ia juga tidak membayangkan dengan kondisi keuangannya saat itu, ia mungkin harus menjual rumah apabila tidak memiliki JKN.
“Kalau tidak memiliki JKN, saya akui saya pasti akan habis-habisan mungkin sampai menjual rumah. Bayangkan dalam waktu 2 bulan saya dirawat keluar masuk rumah sakit. Kemarin yang saya alami itu darurat dan tidak terduga, kondisi keuangan saya akan semakin parah kalau tidak ada JKN. Dulu saya pelaut dan lumayan kondisi keuangannya, semenjak ada keadaan seperti ini, ya harus disyukuri apapun itu,” ujar Rislon.
Rislon mengakui, Program JKN yang sekarang sudah tidak ribet seperti yang dulu, yang penting sudah terdaftar JKN dan aktif serta tunjukkan identitas pasti dilayani. Rislon juga mengungkapkan bahwa kalau kmengikuti prosedur dengan benar pasti akan ditanggung seluruh biayanya. biaya apapun, sudah dijelaskan dari awal oleh petugas administrasi.
