Ia menguraikan, beberapa produk jasa dan industri kreatif unggulan Indonesia adalah animasi, gim, komik, jasa ritel, jasa konstruksi, jasa bisnis, kerajinan kriya, dan fesyen.
Ia juga mengatakan, strategi peningkatan ekspor jasa ke mancanegara, termasuk Korea Selatan, dapat didorong melalui pembukaan akses pasar menggunakan perjanjian dagang, fasilitasi sertifikasi dan kompetensi, serta beragam kegiatan promosi.
Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) Indra Purnama mengatakan, Korea Selatan memiliki ekosistem yang kuat dalam mendukung para pelaku usahanya.
Dalam hal dukungan terhadap sektor kreatif, Korea Selatan menyasar ekspansi global melalui sinergi pemerintah dengan perusahaan Korea Selatan tingkat global dan hiburan digital.
Sementara itu, terkait dengan ekosistem perusahaan rintisan yang salah satunya bergerak di industri kreatif, setidaknya ada tujuh aspek yang dapat dibenahi di Indonesia. Ketujuh sektor tersebut adalah pendanaan, infrastruktur, jaringan mentor, pasar, regulasi, inkubator akselerator, dan lembaga pendidikan.

