“Di awal masih kaget dengan permainan lawan. Kami belum pernah bertemu sebelumnya. Selain itu kami agak gugup tampil di perempatfinal ini,” ungkap Rinjani.
Isyana/Rinjani menebus kesalahan di partai ke sembilan. Kembali turun melawan pasangan yang sama, Isyana/Rinjani membuat Indonesia menjauh 99-82.
“Di kesempatan kedua karena poinnya sudah memimpin, kami bisa lebih tenang mainnya, fokusnya juga ditambah. Besok kami harus bisa mengatasi, harus cepat penyesuaian lagi, tidak boleh seperti tadi apalagi sudah babak semifinal ,” sahut Isyana.
“Tadi di antara jeda paruh pertama dan kedua saya lebih memanaskan lagi. Defensenya juga dikuatin karena di paruh pertama belum terlalu enak,” timpal Rinjani.
Di partai terakhir, Darren Aurelius/Bernadine Anindya Wardana kembali memastikan kemenangan Indonesia.
“Puji Tuhan bisa kembali menjadi penutup di pertandingan ini. Saya cukup tegang karena tadi lawan coba mengejar,” ucap Darren.
“Kami akhirnya berpikir satu poin demi satu poin saja. Kami fokus sampai ke poin 110 bagaimanapun caranya karena sudah dekat sekali,” tambah Bernadine.
