Para pendukung kebijakan ini berpendapat bahwa argumen publik yang menentang memiliki anak adalah bagian dari upaya barat untuk melemahkan Rusia dengan mendorong penurunan populasi.
Putin dan para pejabat tinggi negara itu dalam beberapa tahun terakhir semakin gencar menyerukan upaya-upaya untuk menghormati apa yang disebut “nilai-nilai tradisional.”
Ketika populasi Rusia menurun, Putin membuat pernyataan yang menganjurkan warga negara itu untuk memiliki keluarga besar, dan tahun lalu mendesak perempuan-perempuan untuk memiliki hingga delapan anak.
Sejak ia mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, pemimpin Kremlin tersebut telah berulang kali menyebut negara-negara Barat sebagai “setan” dan menuduh negara-negara Barat berusaha melemahkan Rusia dengan mengekspor ideologi-ideologi liberal.
Pada tahun 2022, Putin menandatangani undang-undang yang melarang distribusi informasi LGBTQ kepada orang-orang dari segala usia, dan memperluas larangan yang dikeluarkan pada tahun 2013 tentang penyebaran materi tersebut kepada anak di bawah umur.

