Tetapi tak satu pun organisasi masyarakat besar, termasuk Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) dan Dewan Hubungan Masyarakat Muslim diundang ke pertemuan itu.
Demikian juga Gerakan Nasional Tak Berkomitmen dan Tinggalkan Harris, dua kelompok aktivis pro-Palestina telah mendorong perubahan dalam kebijakan pemerintah AS mengenai isu Gaza.
Tokoh masyarakat dari kelompok-kelompok terkemuka di area Washington, termasuk MakeSpace, Pusat Islam Dar Al Hijrah, dan Mustafa Center juga tidak diundang.
James Zogby, Presiden Institut Arab Amerika, ikut serta dalam pertemuan delapan orang bersama Gordon. Dia mengatakan, pertemuan itu “menjengkelkan,” karena tidak melibatkan para perwakilan kelompok masyarakat.
“Kami diberi tahu (bahwa ini) pertemuan Arab-Amerika. Kami diberi tahu ini pertemuan Muslim. Satu pun tidak ada yang benar,” kata Zogby kepada VOA, Jumat (4/10/2024).
“Tidak ada tokoh masyarakat Palestina. Memang ada orang Amerika keturunan Palestina (yang hadir), tapi tak ada organisasi mewakili masyarakat Palestina-Amerika”.

