Gabriel menjelaskan, sikap Biden terhadap kampanye militer Israel ke Lebanon semakin meluas hingga saat ini tidak diterima dengan baik oleh komunitas warga Amerika-Lebanon. “Karena tidak adanya rasa belas kasihan diungkapkan atas hilangnya nyawa warga sipil tak bersalah, terutama perempuan dan anak-anak,” ujarnya.
Upaya pendekatan Harris dilakukan saat hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa dukungan warga Arab-Amerika terhadap calon presiden AS dari Partai Demokrat itu pada hakikatnya setara dengan dukungan bagi capres Partai Republik, mantan Presiden Donald Trump.
Institut Arab Amerika pada Rabu (2/10/2024) menerbitkan hasil survei nasionalnya terhadap 500 warga Amerika keturunan Arab sudah terdaftar sebagai pemilih, menunjukkan bahwa dukungan bagi Trump berada pada angka 42 persen, sedangkan bagi Harris sebesar 41 persen.
Di antara responden mengaku kemungkinan besar bakal menggunakan hak pilih dalam pemilu, sebanyak 46 persen akan memilih Trump, lebih banyak dari yang berniat memilih Harris jumlahnya mencapai 42 persen.

