Pesawat itu semula dijadwalkan untuk terbang dari Ibu Kota Baku, Azerbaijan, ke Kota Grozny, Rusia, di Kaukasus Utara. Pesawat Embarer 190 itu melakukan pendaratan darurat di bandara Aktau, menurut Azerbaijan Airlines (AZAL). Menurut maskapai itu, 37 penumpang berkebangsaan Azerbaijan. Selain itu, terdapat 16 warga Rusia, enam warga Kazakhstan, dan tiga warga Kirgistan.
RIA Novosti mengutip otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, yang mengatakan bahwa informasi awal menunjukkan bahwa pilot telah memilih untuk mengalihkan penerbangan ke Aktau setelah sebuah burung menabrak pesawat dan menyebabkan “situasi darurat di dalam pesawat”.
Kantor berita Rusia Interfax mengutip petugas medis yang mengatakan bahwa empat jenazah telah ditemukan, dan petugas darurat di lokasi kejadian mengatakan bahwa kedua pilot, menurut penilaian awal, tewas dalam kecelakaan tersebut.
Seorang perwakilan maskapai mengatakan bahwa “kontak telah terjalin dengan Kazakhstan, dan dukungan operasional yang diperlukan sedang diberikan di lokasi kejadian oleh layanan darurat Kazakhstan.”
