Menurut Hendra, setoran ke kas negara tersebut mencakup pendapatan bagian negara, dan penyetoran pajak yang terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Daerah.
PHR berkomitmen untuk terus menjaga kinerja perusahaan dan keuangan yang baik melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, sehingga perusahaan bisa terus memberi kontribusi maksimal bagi ketahanan energi dan perekonomian negara.
Sepanjang 2024 PT Pertamina Hulu Rokan WK Rokan sebagai kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Hulu Migas yang beroperasi di tujuh kabupaten/kota Provinsi Riau, mencatatkan lifting minyak sebanyak 58 juta barel, dan seluruhnya sudah disalurkan ke kilang domestik milik Pertamina.
Sejak alih kelola WK Rokan, diketahui PHR membukukan angka 1.539 tajak sumur baru guna mendukung ketahanan energi nasional. Pada akhir 2024, PHR menghasilkan produksi di atas 160.000 barel minyak per hari.
Kontribusi utama produksi berasal dari pemboran sumur baru, dan pelaksanaan pekerjaan workover dan well intervention. PHR melakukan berbagai upaya dalam menjaga produksi dengan berbagai inovasi dan teknologi guna meningkatkan produksi sumur-sumur minyak di WK Rokan.

