Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kejurnas ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi atlet muda dalam aspek strategi, daya tahan, kecerdasan, serta ketahanan mental.
“Melalui kompetisi ini, anak-anak tidak hanya dilatih secara teknis, tetapi juga secara mental. Mereka belajar berjuang, menyusun strategi, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sportivitas tinggi,” tambahnya.
Hasto juga mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan, selain mengadakan Soekarno Run, tengah berencana untuk mendukung pengembangan olahraga tenis meja lebih lanjut dengan mengadakan kejuaraan nasional di masa mendatang.
Menutup pernyataannya, Hasto memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan Oegroseno di PTMSI dalam mengembangkan serta membina talenta-talenta muda tenis meja Indonesia agar dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.
“Apalagi PP PTMSI akan mengirimkan atlet terbaiknya untuk Kejuaraan Tenis Meja Asia Tenggara (Southeast Asian Table Tennis Championships/SEATTC) yaitu kompetisi tenis meja yang diikuti oleh negara-negara di Asia Tenggara. Kita akan selalu dukung itu,” pungkasnya.
