“Tetapi, progres ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab lingkungan. Itulah mengapa dengan kolaborasi triple-helix bersama pemangku kebijakan seperti pemerintah, industri, dan akademisi, dengan bangga kami memperkenalkan acara yang mengilustrasikan strategi teknologi multi-pathway, selaras dengan beragam sumber daya energi dan infrastruktur,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, Maeda juga mengajak berbagai pemangku kebijakan untuk berkolaborasi, bertukar pengalaman, dan berkontribusi untuk membangun ekosistem yang mendukung usaha Indonesia untuk dekarbonisasi.
“Beyond Zero: Carbon Neutrality (CN) Mobility Event” berlangsung selama empat hari pada 12 -15 Februari 2025 di Gambir Expo, Jakarta Pusat. Para pengunjung dapat mencoba mengendarai berbagai pilihan kendaraan ramah lingkungan secara langsung, yang menerapkan konsep multiple-pathway, termasuk kendaraan beremisi rendah dan berteknologi tinggi yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.
“Dari biofuel and flexy-fuel technology, hingga hybrid electric vehicles, battery electric vehicles, dan hydrogen fuel cell technology, konsep Beyond Zero memperlihatkan komitmen Toyota untuk mendorong batasan dalam inovasi, sekaligus mendorong pendekatan pragmatis dan holistik menuju ekosistem hijau dan rendah karbon bagi seluruh warga negara Indonesia,” kata Maeda.
Kolaborasi Toyita dengan Kemenperin
Kegiatan ini merupakan kolaborasi positif antara Kementerian Perindustrian dan Toyota Indonesia, sebagai jembatan bagi pelaksanaan Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025, sebuah momentum untuk mendorong transformasi industri hijau yang digagas dan diselenggarakan oleh Kemenperin pada 20-22 Agustus 2025 mendatang di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Pada tahun 2024, Kemenperin menyelenggarakan AIGIS perdana yang berhasil menarik lebih dari 1.000 pengunjung dari berbagai sektor, khususnya berkaitan dengan pengembangan Industri Hijau.
