Dengan begitu, OJK dapat lebih agile menghadapi dinamika perubahan serta perkembangan risiko ke depan dengan menerapkan combined assurance, awareness budaya risiko dan kualitas.
Kegiatan “Ngopi Pagi” juga diisi dengan pemaparan terkait “GIAS Protocol: Strategi Implementasi Pedoman GIAS 2024: Tantangan dan Solusi, Combined Assurance Plan 2025 dan Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)”, serta “Peran 1st Line dalam Implementasi GIAS, Combined Assurance dan Penguatan Budaya Sadar Risiko dan Kualitas di OJK”.
Pemaparan tersebut turut dihadiri oleh Presiden The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia Angela Simatupang bersama anggota dewan audit OJK serta deputi komisioner dan kepala satuan kerja OJK. (*)
