Hari ini kami melihat kerja yang dilakukan Barantin sudah sangat baik. Ini dilakukan di semua wilayah kita,” lanjut Wakil Ketua Badan Legislasi DPR ini.
Komisi IV DPR, lanjutnya, akan selalu mengawasi kerja Barantin sebagai garda terdepan dalam perlindungan sumber daya alam hayati melalui sistem biosekuriti.
“Memang nilainya (yang dimusnahkan) tidak seberapa sebenarnya, tapi dampaknya kepada masyarakat ini luar biasa. Apalagi saat Ramadan, kita harus memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat terjamin keamanan dan kualitasnya,” tambahnya.
Kepala Barantin Sahat M Panggabean menyampaikan, pemusnahan ini adalah bagian dari sistem karantina untuk mencegah risiko masuk dan tersebarnya hama penyakit ke Indonesia. “Intinya kita tidak mau barang-barang yang dikirim ke Indonesia tidak baik. Karena ini tidak aman dikonsumsi dan berbahaya untuk lingkungan,” tegasnya.
Sahat memastikan, Barantin telah memiliki sistem karantina yang berlapis. Tahapan pre border merupakan sistem karantina yang memastikan bahwa semua komoditas yang akan dikirim harus dijamin kesehatan dan keamanannya oleh negara asal. Tahapan at border yaitu pemeriksaan di pelabuhan atau bandara, dan post border yaitu monitoring komoditas setelah pemasukan ke wilayah Indonesia.
