“Dokter menyebut kondisi saya itu adalah kista oteogenik, dan syukurnya proses operasi saya berjalan lancar, karena sebelumnya sudah melalui pengecekan yang luar biasa lengkap. Ditambah lagi selama perawatan pasca operasi pelayanan dari rumah sakit juga sangat prima, sehingga pemulihan saya berjalan cepat. Setelah pulih dan boleh pulang, lagi dan lagi saya pengobatan saya gratis tanpa biaya, memang BPJS Kesehatan ini benar-benar jadi bagian penting dari hidup saya,” tambah Hana.
Dari pengalaman pribadinya tersebut, Hana dengan lantang menyatakan sangat mendukung keberlangsungan Program JKN, menurutnya masih cukup banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman yang tepat tentang prinsip JKN. Selain untuk memberikan keringanan pembiayaan untuk pelayanan kesehatan, program ini juga memberikan kesempata masyarakat untuk saling bergotong royong melalui iurannya, serta mempermudah akses pelayanan publik yang menyaratkan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan.
“Program ini sangat bagus, sayang sekali kalau masih banyak masyarakat yang tidak mendukungnya hanya karena kurangnya informasi dan edukasi, dengan iuran yang kita bayarkan setiap bulan, berarti kita membantu orang yang sedang sakit. Saya harap BPJS Kesehatan bisa konsisten memberikan pelayanan yang terbaik melalui berbagai inovasinya, sekali lagi terima kasih banyak BPJS Kesehatan,” tutupnya. (iRM)
