Laga ini menjadi simbol pencapaian dan kolaborasi antara pemain lokal dan asing yang turut memajukan liga basket profesional Indonesia.
Sementara itu, pertandingan kedua akan mempertandingkan Tim Merah melawan Tim Putih, yang mengedepankan semangat kebersamaan dan sportivitas antar pemain lintas latar belakang.
Kedua laga ini mengusung tema “Brighter Future”, sebagai simbol harapan akan masa depan bola basket Indonesia yang lebih cerah dan inklusif.
“Karena kami ingin selalu ada inovasi, makanya terus menciptakan hal baru. Kami percaya, format baru ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang perkembangan bola basket nasional,” ujar Junas dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Junas menekankan, konsep baru ini lahir dari masukan berbagai pihak, terutama para penggemar.
Menurutnya, IBL tak hanya ingin menghadirkan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga menjadikan liga ini sebagai platform kolaboratif yang mendengar aspirasi pasar.
“Semua ini untuk fan. Setelah ini kami akan terus mengevaluasi dan melihat respons pasar. IBL ingin terus hadir dengan semangat kolaborasi, melihat bagaimana audiens menanggapi konsep ini, dan menyesuaikannya ke depan,” tambahnya.
