Pada pertemuan itu, kedua Menteri Luar Negeri juga bertukar pandangan mengenai dinamika geopolitik global, termasuk isu Laut China Selatan dan upaya perdamaian di berbagai kawasan.
Dalam bidang ekonomi, Sugiono mendorong peningkatan investasi dan kemitraan strategis dengan AS. Ia secara khusus menyoroti potensi kerja sama di sektor mineral kritis, seperti nikel, serta sektor-sektor penting lainnya.
“Pemerintah Indonesia telah banyak melakukan langkah-langkah deregulasi untuk mempermudah dan menciptakan situasi kondusif bagi investor asing,” katanya. (far)
