Meski terdaftar sebagai pasien pengguna JKN, ia dilayani secara profesional, terlihat dari pendekatan para tenaga kesehatan yang sangat ramah dan edukatif, serta memberikan dukungan informasi sekaligus moral sebelum pemberian tindakan lanjutan, sehingga dirinya menjadi lebih tenang menjalani setiap rangkaian pengobatan.
“Menurut saya tidak relevan lagi kalau ada yang bilang pasien BPJS Kesehatan dipersulit, karena setelah saya rasakan sendiri ternyata sangat memuaskan, mulai dari administrasi yang praktis cukup menunjukan kartu tanda penduduk, antrean sesuai urutan, sikap petugas medis maupun non medis juga adil tanpa membedakan jenis kepesertaan dan yang tak kalah penting semuanya bisa dijamin. Bagus banget pokoknya, bakal jadi andalan saya banget program ini mulai sekarang dan seterusnya,” puji Vany.
Vany juga belajar banyak hal dari pengalaman tersebut, karena menyadarkan bahwa fungsi fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik juga bisa menjadi tempat pelayanan kesehatan yang profesional dan nyaman, bukan sekadar tempat alternatif saat darurat lalu meminta rujukan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan.
