“Jika dihitung, manfaat santunan Rp42 juta setara dengan menabung Rp16.800 per bulan selama 208 tahun. Sementara beasiswa hingga perguruan tinggi setara dengan menabung selama 863 tahun. Ini bukti negara benar-benar hadir untuk melindungi warganya,” tegas Indra.
Indra memastikan sosialisasi program akan terus digencarkan hingga ke tingkat kelurahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para pekerja sektor informal, akan pentingnya perlindungan program Jamsostek.
Ia menekankan keberhasilan program ini akan berdampak langsung pada pencegahan timbulkan kemiskinan ekstrem. “Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bisa mencegah potensi penambahan angka kemiskinan ekstrem yang menjadi beban pemerintah. Kami berharap dengan kolaborasi yang erat bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan, target 66 persen UCJ di Jakarta Pusat dapat tercapai,” pungkas Indra. (msb/dani)
