Longsor tersebut melanda tiga desa, Desa Ulusalu, Ulusalu Indah dan Saloan. Hingga Rabu (14/5), warga mengungsi di rumah kerabat terdekat. Sedangkan akses jalan tertimbun material longsor, dinas terkait telah mengerahkan alat berat untuk membuka jalur dan membersihkan longsoran.
Dampak korban jiwa sebanyak 21 KK sedangkan 7 KK (31 jiwa) tengah mengungsi. Kerugian material tercatat rumah rusak berat 5 unit, rusak sedang 4 unit, rusak ringan 5 unit serta 7 lainnya terancam.
Selanjutnya, dilaporkan banjir di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, terus mendapatkan penanganan dari pemerintah setempat. Bencana yang terjadi pada Kamis (1/5) pukul 19.00 Wita, berdampak pada warga yang mengungsi sementara.
Laporan BPBD mencatat bencana di Kelurahan Liniar, Kecamatan Tondano Timur, berdampak pada 317 KK (1.268 jiwa). Pada Rabu (13/5) sebagian warga diungsikan di kantor kelurahan Kiniar. BPBD masih melakukan pendataan dampak banjir tersebut.
Bergeser ke Jawa, banjir bandang terjadi pada Senin (12/5) di Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.
