Kondisi pada Rabu, (28/5/2025) titik api masih terlihat, proses pemadaman api masih terus dilakukan. Sumber air telah tersedia di beberapa titik yang dianggap penting, dengan dibuatkan sumur air digali menggunakan ekskavator dengan kedalaman 2-2,5 meter.
Upaya melokalisir antara lahan yang sudah terbakar dan lahan yang belum terbakar dengan membuat penggalian drainase untuk mencegah meluasnya area kebakaran.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan membersihkan saluran drainase secara berkala.
Kemudian memelihara kebersihan daerah aliran sungai, membuat tanggul atau tempat penampungan air sementara. Mempersiapkan tas siaga bencana serta rencana kedaruratan mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas RT/RW, desa atau kecamatan. (Joesvicar Iqbal)

