4. DS selaku Managing Ship Chatering PT Pertamina International Shipping tahun 2022-2023.
5. EP selaku Manager Ship Chatering PT Pertamina International Shipping tahun 2021.
6. FM selaku PT British Petroleum.
7. AS selaku VP Tonnage Management & Service PT Pertamina International Shipping tahun 2022-2023.
8. AN selaku Manager Treasury PT Pertamina Patra Niaga.
9. MD selaku Direktur PT Global Maritim Industri.
10. DRW selaku Direktur PT Tanker Total Pasifik.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” pungkas Harli.
Perlu diketahui, Kejagung hingga saat ini telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan KKKS pada 2018-2023.
Para tersangka itu adalah Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga; Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional; Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping; Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional; Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga; dan Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.
