Iwan menambahkan, para korban mengalami gejala yang seragam dan saat ini masih dalam pengawasan medis.
“Gejalanya hampir sama, sakit perut, pusing, mual. Ini lagi dicek sama Dinkes dan pihak rumah sakit. Kita juga sedang menunggu hasil dari laboratorium,” ungkapnya.
Dinas Kesehatan dan pihak kepolisian telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. Berdasarkan informasi awal, menu yang dikonsumsi para siswa pada hari kejadian adalah ikan tongkol.
“Sudah diambil sampelnya. Menu hari ini ikan tongkol, tapi belum bisa kita simpulkan penyebab pastinya karena masih dalam proses pemeriksaan,” tegasnya.
Terkait kelanjutan program Makanan Bergizi Gratis, Pemkab PALI belum mengambil keputusan final. Mungkin malam ini akan rapat dulu dengan Pak Bupati dan instansi terkait untuk menentukan langkah selanjutnya. Iwan juga mengimbau kepada para orang tua siswa agar segera membawa anak-anak mereka ke rumah sakit apabila menunjukkan gejala serupa.(Vinolla)
