Gelar ini pun mengulang capaian duo Sukoharjo, di ITF J30 Binh Duong, Vietnam, pada April lalu—gelar ITF perdana bagi Raphael, belia 15 tahun.
Sayangnya, duo Soekoharjo di sektor putri mesti mengakui keunggulan unggulan teratas pada final. Lailatul Fajria/Callista Rosiana menyerahkan titel kepada duet gado-gado Filipina/Taiwan, Jana Jelena Nicole Diaz/Ron Tzeng. Meski unggul terlebih dahulu, unggulan keempat ini kalah melewati tie break, 2-6, 6-2, 9-11.
Pada tunggal putri, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro menyerahkan trofi pada wakil Tiongkok, Siyun Xiao, 4-6, 4-6. Kekalahan unggulan pertama tunggal putri ini memastikan nir gelar sektor putri pada pekan kedua ajang DETEC.
Meskipun demikian, hasil ini menyukseskan penyelenggaraan keempat turnamen resmi internasional oleh Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec). Pada kesempatan ini, Detec bekerja sama dengan K3N7OEN9 Tennis Academy (K7G). Kerja sama kedua klub ini akan berlanjut dengan gelaran Turnamen Nasional di akhir Juni. (bam)
