Menjadi pembuka dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengungkapkan bahwa pemilihan tema May Day 2025 dirumuskan untuk mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan dunia kerja, khususnya di tengah perubahan zaman yang cepat. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang harmonis untuk mengoptimalkan setiap tujuan yang ingin dicapai bersama.
“May Day bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum penting bagi kita semua untuk menyadari bahwa pekerja dan pengusaha adalah dua unsur utama yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia industri. Keduanya saling membutuhkan dan saling bergantung. Para pekerja memerlukan perusahaan sebagai tempat mereka mencari nafkah dan mengembangkan diri, sementara perusahaan membutuhkan tenaga dan dedikasi para pekerja untuk dapat terus tumbuh dan beroperasi,” tegas Munjirin.
Anggota DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan juga menyempatkan hadir dan memberikan arahan dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan bahwa para buruh di Jakarta Selatan harus masuk ke dalam pembinaan dan diperjuangkan hak-haknya agar tercapainya kesejahteraan buruh. Oleh karena itu dirinya sangat senang melihat berbagai pihak dapat berpartisipasi, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
